(061) 6642331

Cara Bijak Mengisi Waktu Libur

Oleh: manajemen | Ditulis pada: 17-Jul-2017 14:04:09

Oleh: Lahmuddin Lubis

Waktu libur sekolah/kuliah adalah suatu masa yang sangat dinanti-nanti oleh sebahagian besar peserta didik/ mahasiswa bahkan juga ditunggu-tunggu oleh para guru. Sebahagian peserta didik/ mahasiswa dapat menggunakan waktu libur dengan penuh makna dan mengisinya dengan berbagai kegiatan yang bermanfaat baik untuk dirinya maupun keluarganya, tetapi tidak sedikit peserta didik/mahasiswa tidak dapat menggunakannya dengan cara yang tepat dan bijak, malah terkadang seseorang menggunakannya dengan cara yang salah dan sia-sia.

Untuk itu, dalam tulisan ini penulis mengajak kita khususnya para peserta didik/mahasiswa untuk dapat mengisi waktu libur secara tepat dan bijak dengan melakukan 7 (tujuh) hal berikut ini:

  • 1.Mengulang Pelajaran
  • Salah satu kegiatan yang tepat dan bijak dalam mengisi waktu libur adalah dengan mengulang dan mendalami pelajaran yang lalu, jika selama ini ada bidang studi tertentu yang dianggap sulit, maka waktu libur panjang ini dapat diulangi, dipelajari/dikaji kembali secara intensif, sehingga ketika waktu sekolah tiba, peserta didik tersebut dapat mengikuti pelajaran dengan lebih baik dan sikap percaya diri/konsep diri (self concept) semakin tumbuh. Demikian juga halnya bagi mahasiswa, selain mengulang pelajaran, peluang libur panjang dapat digunakan untuk melakukan penelitian dan menulis skripsi.
  • 2.Membentuk Group Diskusi (Discussion Group)
  • Jika pada bagian pertama (mengulang pelajaran) cenderung dengan cara mandiri atau belajar secara individual, tetapi dengan cara yang kedua ini peserta didik/mahasiswa disarankan untuk belajar bersama (Studying together-Discussion Group). Mengisi waktu libur dengan belajar bersama akan terasa lebih indah dan lengkap, apalagi dilakukan dengan penuh keseriusan, karena selain dapat lebih mudah memahami pelajaran secara bersama (saling melengkapi dan menyempurnakan) juga lebih berkembangnya sifat kebersamaan dan persaudaraan sesama peserta didik. Tetapi jika ada diantara mereka yang tidak serius, maka hasilnya pasti akan berbeda. Untuk itu, carilah teman-teman yang cocok dan mempunyai paradigma yang sama dalam belajar.
  • 3.Mengikuti Program Singkat (Short Program)
  • Program singkat(Short Program) yang dimaksudkan dalam tulisan ini dapat terlihat dalam beberapa aspek, yaitu:
  • a.Menghafal Al-Qur'an (Tahfidz al-Qur'an)
  • Bagi peserta didik yang memiliki bakat dan kemauan untuk menghafal al-Qur'an, maka libur panjang ini dapat digunakan untuk menghafal al-Qur'an. Suatu hal yang tidak mustahil bahkan sudah banyak program yang tersedia "Satu bulan satu Juz" (one month one juz) atau bisa juga mengkhatam al-Qur'an (menamatkan membaca al-Qur'an) dengan program "Satu Hari Satu Juz" (one day one juz). Short Program seperti ini akan lebih sempurna lagi, jika dipandu atau dibimbing oleh seseorang yang mempunyai keahlian dalam bidang Tahfidz maupun Qiraat.
  • b.Kursus Bahasa Arab/Inggris
  • Selama libur panjang satu atau dua bulan bisa juga digunakan untuk melaksanakan kursus Bahasa Arab atau Bahasa Inggris secara intensif. Belajar intensif seperti ini akan sangat banyak membantu peserta didik, apalagi peserta didik tersebut ingin melanjutkan studi ke luar negeri atau di luar Sumatera. Bagi peserta didik yang belum melanjutkan ke Perguruan Tinggi karena masih tahun pertama dan tahun kedua pada SMP atau SMA umpamanya, namun mendalami bahasa adalah suatu keharusan.
  • c.Ketrampilan tertentu
  • Libur panjang bisa diisi untuk memupukdan mengembangkan berbagai ketrampilan, seperti sulaman, merangkai bunga, rias pengantin, belajar aneka masakan dan minuman serta berbagai jenis ketrampilan dan kecakapan hidup (life skill) yang suatu ketika bisa menjadi lahan untuk mendapakan penghasilan.
  • 4.Wisata/Tamasya Bersama Keluarga
  • Libur panjang dapat digunakan untuk melaksanakan wisata religius bagi peserta didik yang mempunyai kemampuan, salah satu diantaranya adalah melaksanakan Ibadah Umrah bersama keluarga. Bagi kita atau peserta didik yang belum mampu, waktu libur ini bisa diisi wisata/tamasya dalam negeri bersama keluarga termasuk mengunjungi tempat-tempat bersejarah dan monumental. Hal seperti ini sangat besar manfaatnya yaitu selain lebih akrab dengan keluarga juga menambah wawasan dan pengalaman peserta didik/mahasiswa serta bisa dijadikan i'tibar pada masa yang akan datang.
  • 5.Mendatangi keluarga
  • Salah satu cara bijak yang dapat digunakan oleh peserta didik selama libur panjang adalah mendatangi sanak keluarga, termasuk menziarahi makam keluarga dekat yang telah dipanggil oleh Allah Swt, jika selama belajar/kuliah waktu sangat padat dan relatif sibuk, maka peluang yang paling tepat untuk menjumpai saudara/keluarga adalah ketika libur panjang ini.
  • 6.Membantu Keluarga
  • Waktu libur adalah salah satu peluang yang paling tepat untuk membantu dan meringankan pekerjaan orangtua, apalagi orangtua mempunyai suatu usaha atau bisnis tertentu, maka bantuan dan perhatian dari seorang anak sangat dihargai oleh orangtua. Pada dasarnya orangtua tidak mengharapkan bantuan dari anak-anaknya, tetapi ketika anak menunjukkan keseriusan dan kesungguhan untuk membantu orangtua, maka hal seperti itu memilikimakna tersendiri bagi orangtua.
  • 7.Membersihkan Rumah dan Lingkungan
  • Bagi sebahagian peserta didik/mahasiswa, waktu libur dapat digunakan untuk membersihkan kamar tidur, kamar mandi, membersihkan rumah dan lingkungan tempat tinggal, termasuk menanam apotik hidup disekitar rumah. Cara ini selain menjadikan rumah lebih bersih juga hasil apotik hidup dapat digunakan oleh keluarga.

Demikian tujuh macam Cara Bijak Mengisi Waktu Libur, semoga dapat digunakan oleh peserta didik/mahasiswa, bagi peserta didik/mahasiswa yang kreatif dan dinamis bisa saja diisi dengan tiga atau empat macam dari tujuh cara yang ditawarkan, tetapi tidak mustahil bagi peserta didik/mahasiswa yang tidak pandai menghargai waktu, waktu libur hanya digunakan untuk menonton TV, internetan dan tiduran.

Penulis adalah Dosen Pascasarjana UIN-SU, Ketua Penasehat Yayasan Amanah Karamah Pendidikan Islam Al-Ulum Terpadu.